Praktik Baik Pembinaan Olahraga di Kabupaten Bojonegoro
- Ademos Indonesia
- 2 hari yang lalu
- 1 menit membaca
Program Pengembangan Olahraga juga mendorong koordinasi para pihak serta pertandingan persahabatan dengan pemangku kepentingan terkait. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun jejaring, dan menumbuhkan semangat kolaborasi dalam pengembangan olahraga daerah.
Dampak program juga dirasakan langsung oleh para pemain muda. Wildan, pemain SSB Cakra, mengaku mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dari setiap pertandingan yang diikuti.
“Saya senang bisa ikut turnamen dan bermain melawan tim-tim lain. Dari pertandingan ini saya bisa belajar banyak, bermain lebih percaya diri. Saya ingin terus berlatih dan berharap bisa mengikuti lebih banyak kompetisi lagi,” kata Wildan.
Dalam pelaksanaan program, Ademos menggunakan pendekatan berbasis hasil atau Results-Based Management (RBM), yang digunakan untuk memastikan program tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan. Setiap aktivitas diarahkan untuk menghasilkan perubahan, mulai dari peningkatan kapasitas pelajar, meningkatnya partisipasi olahraga, hingga menguatnya kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Melalui program ini, olahraga diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan generasi muda yang sehat, berkarakter, disiplin, dan berdaya saing.
Kolaborasi Ademos dan EMCL dalam pengembangan olahraga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang lebih mandiri, tertib, berdaya, profesional, dan berkelanjutan di Kabupaten Bojonegoro.


Komentar