Puncak Kemeriahan FESBORO 2026 U-10: Kejutan SSB Cakra Rengkuh Gelar Juara
- Ademos Indonesia
- 2 hari yang lalu
- 2 menit membaca
BOJONEGORO – Setelah bergulir selama dua hari yang penuh dengan aksi memukau pada Sabtu - Minggu (4-5 Juli 2026), Festival Sepak Bola Bojonegoro (FESBORO) 2026 kategori U-10 di Stadion Mini Dolokgede resmi ditutup dengan gemilang. Ajang pembinaan usia dini bergengsi yang digagas oleh Ademos dengan dukungan penuh dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) ini akhirnya menobatkan SSB Cakra sebagai kampiun utama.
Turnamen ini menyajikan perjalanan yang luar biasa dari fase penyisihan grup hingga babak gugur. Di awal kompetisi, tim-tim seperti Ngasem Raya, IM Bojonegoro, dan Putra Mustika Blora sempat tampil mendominasi tanpa tersentuh kekalahan. Memasuki babak delapan besar, tensi semakin memanas saat kedelapan tim terbaik kembali diadu dalam dua grup baru (Grup E dan F) untuk memperebutkan tiket ke partai puncak.
Di laga pamungkas, kejutan besar terjadi. SSB Cakra, yang pada fase penyisihan awal sempat berada di bawah bayang-bayang Ngasem Raya sebagai runner-up Grup A, justru tampil luar biasa. Lewat perjuangan tak kenal lelah, SSB Cakra sukses membalikkan prediksi dan mengamankan gelar Juara 1, memaksa Ngasem Raya harus puas membawa pulang trofi Juara 2. Sementara itu, persaingan sengit yang ditunjukkan di laga perebutan tempat ketiga melahirkan hasil yang patut diapresiasi. Menunjukkan kualitas yang seimbang, Cepu Putra dan Djoko Tole akhirnya dinobatkan sebagai Juara 3 Bersama. Bintang Bersinar dan Apresiasi Pembinaan Keberhasilan SSB Cakra merengkuh trofi juara semakin sempurna dengan terpilihnya bintang cilik andalan mereka, Wildan, sebagai Pemain Terbaik (Best Player) FESBORO 2026 U-10. Penampilan gemilang dan kontribusi krusial Wildan di lapangan sukses menjadi motor penggerak timnya menembus podium tertinggi.
Di sisi lain, apresiasi tinggi juga diberikan kepada Siswoyo, sang juru taktik Ngasem Raya, yang berhasil menyabet gelar Pelatih Terbaik. Kesuksesannya membawa Ngasem Raya tampil konsisten hingga ke final mendapat banyak pujian. "Alhamdulillah anak-anak bisa main lepas dan disiplin di lapangan. Pencapaian ini murni hasil kerja keras mereka selama latihan. Tapi saya selalu ingatkan, target utama di kelompok usia dini bukan cuma soal menang, melainkan bagaimana mereka bisa menikmati permainan, berani tampil, dan menjunjung tinggi sportivitas," ujar Siswoyo menanggapi perjalanan luar biasa timnya.
Kemeriahan dan suksesnya penyelenggaraan FESBORO selama tanggal 4-5 Juli ini mendapat apresiasi penuh dari pihak pendukung acara. Ali Mahmud, perwakilan dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), menegaskan bahwa nilai utama dari turnamen ini melampaui angka-angka di papan skor. "Kami sangat mengapresiasi semangat pantang menyerah dan sportivitas yang ditunjukkan anak-anak selama turnamen.
Keterlibatan dan dukungan EMCL dalam FESBORO 2026 merupakan upaya kami terhadap pengembangan karakter, kedisiplinan, serta bakat generasi muda Bojonegoro sejak usia dini," tegas Ali Mahmud. Dengan lahirnya juara-juara baru, FESBORO 2026 U-10 telah membuktikan diri bukan sekadar turnamen, melainkan panggung silaturahmi sekaligus kawah candradimuka bagi bibit-bibit pesepak bola masa depan Bojonegoro. Selamat untuk para pemenang! Selain pelaksanaan FESBORO U-10, akan juga dilaksanakan kompetisi sepakbola Bojonegoro Premier League (BPL) U12 dan U17 tahun 2026. Dua kategori usia ini diikuti puluhan SSB/Tim sepak bola dari Kabupaten Bojonegoro.



Komentar